Sama dengan itu. Indihome biasanya lancar. Tapi dalam kondisi normal, yaitu dimana orang-orang bekerja dan memakai internet kantor masing-masing (yang belum tentu Indihome), anak-anak bersekolah (tidak internetan), dan yang tinggal di rumah hanya ibu rumah tangga beserta pembantu/ART yang pemakaiannya kecil.
Kini mendadak semua orang kerja di rumah. Anak sekolah pada belajar di rumah. Semua pakai video conference pada saat bersamaan. Mahasiswi dan mbak ART asik streaming drama korea. Mahasiswa asik main game online dan mengabaikan skripsi. Banyak yang di-PHK, cari kerja juga percuma karena tidak ada lowongan, sehingga mereka menganggur dan kerjaannya hanya nonton youtube.
Semuanya minta kecepatan internet tinggi.
Jelas saja Telkom kewalahan. Tidak cuma Telkom, operator lain juga melihat ada lonjakan trafik.
Terus penggunanya dengan enteng teriak "mengapa Indihome tidak memperbaiki kualitas internetnya?"
Pahamilah bahwa kita sedang berada dalam kondisi tidak normal. Kalau nonton streaming, cobalah turunkan resolusinya. 480p saja tahan-tahanlah dulu. Ngalah kepada mereka yang perlu internet untuk urusan kantor dan ujian sekolah, itu urgensinya lebih penting daripada streamingmu yang hanya untuk hiburan semata.

0 Komentar